Ini Hasil Klarifikasi Korem 062/TRN Soal Penipuan Rutilahu Yang Mencatut Institusi Kodim 0611

29.645 dibaca
Kasi Intel Korem 062/TRN Letkol Inf Sandy Yudha didampingi Dandim 0611 Garut Letkol Inf Asyraf Aziz dan Pasi Intel Kodim 0611 Kapten Suherman saat meminta klarifikasi kepada panitian dan korban program Rutilahu yang dilakukan oleh AR

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Kepala Seksi Intel Korem 062 / TRN Letkol Inf Sandy Yudha Panoto hadir ke Markas Komando Resor Militer 0611 / Garut dalam rangka meminta klarifikasi kepada institusi Kodim 0611 Garut terkait penipuan program Rutilahu yang dilakukan oleh AR yang telah membawa nama institusi militer.

Advertisement

Kasi intel Korem 062/ TRN Letkol Sandy Yudha kepada media mengatakan, setelah dilakukan pertemuan antara anggota Kodim dan Panitia program Rutilahu serta Korban yang merasa tertipu oleh pelaku berinisial AR pada hari Jumat 14 Desember 2018 pukul 9.00, pihaknya menyimpulkan bahwa institusi Kodim 0611 tidak ada keterkaitan dengan program rutilahu itu.

” Dari kesimpulan sementara, Saya berpendapat Kodim 0611 tidak ada keterkaitan dan keterlibatan atas apa yang dilakukan oleh AR terkait program Rutilahu”, kata Kasi intel Korem 062/TRN Letkol Inf Sandy Yudha.

Jadi sambung Sandy, dalam hal ini Pelaku murni bekerja sendiri dengan modus mengatasnamakan Kodim 0611.

” Ya dari Hasil klarifikasi seperti itu keterangan nya, baik dari Anggota Kodim maupun korban serta panitia, bahkan korban A.N Sdr Atep dan Sdr Hanhan serta Ohan sudah memberikan informasi ke Kodim 0611 melalui Pasiter Kapten Setiawan pada tanggal, 31 Oktober 2018, bahwa apa yang diprogramkan oleh AR adalah Bodong, dari arahan Pasiter Kodim 0611 menyarankan agar korban secepatnya melaporkan ke kepolisian atas penipuan itu”, jelas Sandy.

Lanjutnya, ada yang menarik dengan yang disampaikan korban, dari keterangannya korban kepadanya, mereka sempat melaporkan AR ke kepolisian dan memperlihatkan LP dari kepolisian No.LP/B/416/XII/2018/JBR/RES GRT tanggal 12 Desember 2018 dengan penerima Aiptu Sahir Wijaya , tetapi dari keterangan korban juga saat ini AR menghilang di polres.

” Tadi korban menyampaikan bahwa pelaku yang sempat dilaporkan dan dibawa oleh korban ke Mapolres Garut saat ini menghilang, entah itu kabur atau bagaimana silahkan konfirmasi langsung ke Polres Garut”, pungkas Sandy.

Sementara itu saat dihubungi melalui pesan WhastApp Kapolres Garut Ajun Komisaris Besar Polisi ( AKBP ) Budi Satria Wiguna menyampaikan, Kasus ini masih dalam penyelidikan Polres Garut.

” Masih dilidik kang, nunggu pelapor yang lain”, kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna.