Ini Hebatnya Aplikasi DeSy Hasil Karya Putra Garut

28.468 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT -Pesatnya perkembangan teknologi di segala perangkat elektronik bisa membawa hal negatif maupun positif tergantung kepada penggunanya sendiri, salah satunya telepon Seluler pintar atau sering juga di sebut smartphone. Apabila digunakan untuk hal positif smartphone juga bisa digunakan dalam menunjang pendidikan bagi siswa.

Salah satunya yang kini dikembangkan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Teknologi Mandiri berlakosi jalan.Raksaguna 99 Kabupaten Garut. Siswa- Siswi disini kini sedang melaksanakan Ujian Akhir Tahun (UAT) berbasis Android atau Smartphone hasil pengembangan Guru – Guru yang ada di sekolah itu

Advertisement

Dra. Ninin Rahminiasih, MM melalui  Wakasek sarpras  Asep Munadi menyampaikan hal itu Kepada buanaindonesia.co.id Jumat 19 Mei 2017 saat ditemui dikantornya.

Dikatakan Asep, ujian akhir tahun yang dilaksanakan saat ini merupakan terobosan baru di sekolah atau bisa dikatakan terbilang langka di Indonesia baru sebagian sekolah saja, meski prinsip dasarnya sama namun ada sedikit perbedaan dengan UNBK, dimana ujian menggunakan Telepon Pintar (smartphone) lebih User Friendly dan tidak memakan sarana pendukung yang mahal karena secara alami saat ini para siswa siswi telah dibekali atau memiliki Smartphone dari orang tuanya jadi sangat sesuai dengan kondisi siswa dan Sekolah,

” Berbeda dengan UNBK. Meski prinsip dasarnya sama tapi jauh lebih user friendly dan tidak memakan sarana pendukung yg mahal. Jadi sangat sesuai dengan kondisi siswa dan sekolah,” jelas Asep.

Dikatakan Asep, terbukti untuk saat ini dari peserta Ujian sebanyak 133 Siswa yang ikut hanya 20 Orang yang menggunakan Komputer itupun kendalanya 50% dari mereka perangkat Smartphone nya yang memiliki Ram atau memori kecil,tapi secara keseluruhan ujian berjalan lancar,” katanya.

Sistem ujian ini sambung Asep, mereka sedang mengembangkan smartphone bernama DESy (Digital Examination System ).

.

” Dan dalam rangka menyambut tahun pelajaran  2017-2018, kita juga sedang mengembangkan ISMa (Integrated School Management) yaitu manajemen sekolah yg terintegrasi satu sama lain, baik dari soal kurikulum, kesiswaan, sarana, perpustakaan, TU, wali kelas, guru yang memungkinkan seluruh informasi sekolah bisa diakses dan diproses dimanapun kapanpun oleh pimpinan dan manajemen,” semua terintregitas langsung,” jelas Asep.

Asep Berharap, kedepannya pengembangan ini akan terus di laksanakan secara berkesinambungan dengan mengikuti perkembangan zaman di bidang teknologi ITE.