Ini Yang Disampaikan Bupati Garut Saat Menerima APTI Garut

28.489 dibaca
Bupati Garut H Rudy Gunawan saat sesi foto bersama dengan DPC APTI kab Garut

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut, H. Rudy Gunawan, SH., MH., MP, Sabtu 25 Agustus 2018 menerima Lima orang perwakilan dari 4 Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPC APTI) Kecamatan Tarogong Kaler (H. Tatang dan Drs. Idin Suhanda), Kecamatan Leles (Tatang), Kecamatan Sukaresmi (Undang), dan DPC Kecamatan Wanaraja (H. Apandi), didampingi Kabid Perkebunan Ir. Haeruman dan Kabid Sumberdaya, Sofyan Yani, M.Si. Mereka diterima di Ruang Rapat Pamengkang Pendopo Garut.

Advertisement

Bupati Garut menyatakan apresiasinya terhadap para petani tembakau, sehingga Pemkab Garut melalui Dinas Pertanian akan memberikan bantuan terhadap para petani melalui DPC APTI Kabupaten Garut. Pihaknya akan memberikan bantuan pada tahun anggaran 2019 nanti.

Bantuan tersebut kata Bupati Rudy, diharapkan supaya para petani tembakau di Kabupaten Garut bisa meningkatkan produktivitas tembakau, serta menjaga rasa dan kualitasnya, yang berdampak terhadap kesejahteraan para petani, terlebih membawa nama baik Kabupaten Garut.

” Saya harap berbagai persyaratan yang berhubungan dengan bantuan pengajuan ke Bank yang di tuntuk oleh pemerintah lebih dipermudah, dan apabila ada bantuan secara tunai melalui dinas untuk segera dibagikan ke masing-masing petani”, kata Rudy Gunawan.

Bantuan tersebut nantinya dialokasikan sesuai kebutuhan para petani untuk meningkatkan kebutuhan petani, mulai dari pembibitan, pengolahan tanah, penanaman, pemupukan, pemeliharaan, hingga pasca panen, tentunya tembakau yang dihasilkan akan laku di pasaran nantinya.

Bupati Rudy mengharapkan, bantuan itu agar disalurkan juga bagi para petani yang kesulitan air untuk kebutuhan palawija, baik di sawah maupun di kebun.

“ Harus jadi prioritas daerah yang aliran airnya kurang memadai menjadi perhatian Asosiasi Petani di berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Garut”, ujarnya.

Dalam upaya mendukung para petani tembakau, Pemkab Garut akan membangun pabrik untuk penjemuran pengolahan tembakau supaya harga jualnya semakin bagus, agar semua terorganisir, sehingga nantinya para pembeli datang langsung ke pabrik yang sudah di tentukan.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Ir. Haeruman, menambahkan, Tembakau Garut kualitasnya sudah berada di level 5 tingkat nasional. _“Tembakau Garut ini sudah bisa masuk di dua dua perusahaan rokok besar di Indonesia bahkan yang paling bagus lagi sudah masuk Internasional Tembakau Hitam permintaan negara Malayasia setiap tahun hampir 100 ton”,kata Hareuman

Sayangnya ekspor ke malayasia lanjut Haeruman, tidak bisa dipenuhi mengingat peralatan dan sarananya kurang memadai.

” Kami berencana berkunjung ke Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang dalam rangka kunjungan kerja mengenai sistem dan cara dalam mengelola tembakau dibawah APTI”, pungkasnya.