
BUANAJABAR.COM, BEKASI – Nama Damin Sada Jawara (jagoan-red) asal Desa Sriamur, Kecmatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi mendadak jadi perbincangan ramai di media sosial. Jawara Bekasi Raya itu dipuji banyak netizen karena berani menantang Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) untuk duel sampai mati secara terbuka di alun-alun Kota Bekasi.
Damin Sada beserta Jawara santri Bekasi berduyun duyung menuju alun alun kota Bekasi guna menyatakan sikap bersama untuk menentang arogansi terhadap ulama oleh Ormas GMBI beberapa waktu lalu di Bandung.
Disela-sela aksi tersebut, Damin Sada terang-terangan membuka tantangan berkelahi satu lawan satu dengan pentolan LSM GMBI karena geram mendengar kabar ada ulama yang dipukul hingga terluka oleh ormas Kapolda Jawa Barat itu
“Jangan jadi provokator, kalau perlu Ketua GMBI adu sama saya, satu lawan satu. Mati, kubur. Jangan dituntut. Kita jangan melibatkan orang banyak, jadi provokator,” tegas Damin
Lebih lanjut, saat dikonfirmasi di kediamannya, sabtu, 21 Januari 2017 Damin sada mengutarakan alasan kenapa begitu kesalnya dia terhadap Ormas GMBI, dikatakanya, lantaran banyak umat Islam Bekasi yang kecewa dengan pengalihan isu yang diputar balik bahwa organisasi Front Pemebela Islam (FPI) yang menyerang GMBI pada proses pengawalan pemanggilan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Polda Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Damin Sada juga pernah menjabat Kepala Desa Sriamur Tambun Utara era 1990-2006. Kiprahnya di tengah masyarakat terkenal dengan Jawara (jagoan) yang sering kali membela urusan agama, pemuda, kesenian, budaya dan lingkungan.
Keluarga Damin Sada juga terkenal sebagai keluarga Jawara, dimulai dari ayahnya Babe Sada dan ibu Enyai Sini juga saudara kandungnya Drahim Sada.

Sebelumnya, aksi Damin Sada yang cukup menghebohkan adalah membongkar Monumen Patung Lele di Jalan Ir Juanda, Bulan-bulan Kota Bekasi pada April 2002 silam.
Damin bersama warga membakar Patung Lele hingga hancur jadi abu karena menurut dia, Ikan Lele adalah simbol keserakahan. Aksinya itu membuat Damin sempat mendekam di balik jeruji besi selama 10 bulan.










