Kasihan, Gara – Gara Kadesnya, Aparatur Desa Disini 10 Bulan ‘Gigit Jari ‘Tanpa Tunjangan

21.363 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, JABAR – Buah dari bobroknya kinerja kepala desa Cigagade dan Pemerintahan Kabupaten Garut berakibat terkendalanya penerimaan tunjangan bagi aparatur desa Cigagade Kecamatan Bl.Limbangan Garut, Jawa Barat .

Meski mereka tak menerima tunjangan, pelayanan terhadap masyarakat terus mereka layani seperti biasa.

Advertisement

Dari pengakuan seluruh aparatur desa Cigagade kepada Buanajabar.com,sejak adanya kisruh di desa nya mereka sudah tidak menerima penghasilan tetap (SILTAP) dari bulan Juli 2016 sampai sekarang atau sudah 10 bulan.

Hal ini diamini staff PMD Agus Toto ketika di temui kantornya. Dari penjelasan Agus kepada Buana Indonesia sebenarnya dana SILTAP sudah ada di rekening BANK tetapi penundaan tunjangan untuk desa Cigagade sementara dipending dikarenakan rekening bank yang berkaitan dengan desa diblokir sementara akibat tidak adanya kepala desa yang bertanggungjawab untuk mencairkan.

” Kepala desa Cigagade saat ini diberhentikan sementara, ” kata dia

Meski demikian,untuk pelayanan kepada masyarakat ia beserta aparatur yang lain tetap berjalan seperti biasa karena itu merupakan kewajiban dalam pengabdiannya melayani masyarakat.

Agus berharap polemik ini segera di disikapi oleh Pemerintah Kabupaten Garut untuk segera menyikapi permasalahan ini

” Dengan secepatnya mengambil sikap tegas dengan mengeluarkan SK Baik pemberhentian kepala desa serta menggangkat Pejabat PJS di desa Cigagade agar roda pemerintahan di desa bisa lebih optimal, ” harap Agus