Loh, 5 UPT dan 25 Kepala SD di Garut Belum Terisi

25.010 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Pasca pelantikan 184 Kepala Sekolah Dasar (SD) di Gedung Pendopo Garut, Selasa kemarin ternyata masih terjadi kekosongan jabatan di wilayah kerja pendidikan Kab.Garut, sedikitna ada 5 Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan 25 Kepala sekolah Dasar.

Komisi A DPRD Kabupaten Garut Jum’at 02 Juni 2017 menanggapi serius kekosongan itu, sekertaris Komisi A Dadang Sudrajat yang didampingi ketua Komisi A, H Alit Suherman menyampaikan, Ada beberapa UPT yang kosong diantaranya UPT Cisompet, Pasir Wangi, Singa Jaya dan Talegong, Serta Banyuresmi.

Advertisement

“Pokoknya UPT itu harus segera diisi, karena sebenarnya yang punya hak itu sudah ikut Asasmen. Jadi tak ada alasan Disdik untuk menunda – nunda, ” katanya

Sementara itu, Ketua Komisi A H Alit menuturkan, untuk 25 posisi Kepala Sekolah SD yang masih kosong.

Setelah melakukan rapat kerja dengan Disdik Garut dan mempertanyakan nya, diketahui ada beberapa kekosongan posisi kepsek SD seperti di Cihurip, Leuwigoong, dan Karang pawitan.

” Alasanya tidak ada guru yang mau ikut daftar mencalonkan menjadi kepala sekolah,” ujarnya.

menurutnya, padahal Kepsek itu guru yang mendapatkan tugas tambahan. Dikwatirkan, kalau dari 25 posisi tersebut bertambah dan bertambah.

“Saya berharap, dari Pemda Garut dalam hal ini Disdik, BKD dan Bupati Garut. Kalau ada kekosongan langsung saja ditunjuk karena banyak guru yang berprestasi atau dilakukan lintas Kecamatan, karna tidak ada aturannya kepsek itu harus orang setempat,” jelas Alit.

Alit menambahkan, sementara penandatangan ijasah dilakukan oleh Kepala sekolah terdekat,

” ya, segera di isi kekosongan itu, apalagi sebentar lagi ada ajaran baru,” pungkasnya.