Masyarakat Tetap Sabar, Bantuan Dari Pusat, Provinsi Dan Pemkab Garut Akan Diserahkan Secara Bertahap

23.137 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Segala permasalan ekonomi yang terjadi di masyarakat dampak dari mewabahnya virus Corona di Indonesia, khususnya di kabupaten Garut menjadi bahan perhatian khusus Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Garut.

Dikatakan Bupati Garut yang juga ketua Gugus Tugas Covid – 19 H Rudy Gunawan, dampak mewabahnya virus Corona yang terjadi saat ini berimbas pada sulitnya masyarakat dalam perekonomian dan kehidupan, untuk itu segala upaya tentunya akan dilakukan Pemkab Garut dalam membantu mengatasi kondisi perekonomian masyarakat.

” Berbagai upaya dilakukan pemerintah baik pusat, provinsi maupun daerah, upaya bantuan kita sediakan ada ADD dari Pemkab Garut , Bantuan hidup dari BTT APBD Garut, 35% dari Dana Desa APBN , Bantuan Gubernur dan bantuan Presiden, apalagi bantuan Gubernur lebih besar, kita rencanakan secara bertahap cara pembagiannya, jangan sampai tumpang tindih nantinya” kata Bupati Garut H Rudy Gunawan. Selasa 7 April 2020.

Masih kata ketua Gugus Tugas Covid – 19, selain sulitnya perekonomian, masyarakat sebagian disulitkan dengan pinjaman ke rentenir yang mengatasnamakan Koperasi dan Bank Emok.

” Pemkab Garut akan menganggarkan bantuan RP 10 Milyar bagi warga yang memiliki hutang ke rentenir di bawah Rp 1 juta, dengan catatan jangan pinjam lagi” ujar Rudy Gunawan.

Mekanismenya lanjut Rudy, kepada warga yang memiliki hutang ke Koperasi Keliling atau Bank Emok melaporkan diri ke RT atau RW setempat, nanti kecamatan sebagai debit krediturnya.

” Nanti warga yang punya hutang ke bank keliling atau bank emok melapor ke RT atau RW, rentenir atau Bank Emok itu di datang ke kecamatan, biar kecamatan yng jadi debit krediturnya” pungkas Rudy.