Mau Berenang, Siswa SMP Malah Tewas Tenggelam di Sungai Cigentur

13.847 dibaca
TKP siswa SMP tewas tenggelam di aliran irigasi Citalutung Sungai Cigentur, Kp.Cigentur RT 02 RW 09 Desa.Batukarut Kec.Arjasari Kab.Bandung, Sabtu 5 Mei 2018. (BUANA INDONESIA NETWORK/Ahmad Sugriwa)

BUANAINDONESIA.CO.ID, KAB BANDUNG – Seorang siswa SMP kelas 2 bernama Ade Suherman (Herman), (17), tewas tenggelam di aliran irigasi Citalutung Kampung Cigentur RT 02 RW 09 Desa.Batukarut Kec.Arjasari Kab.Bandung, Sabtu 5 Mei 2018.

Advertisement

Korban kemudian ditemukan warga sekitar pukul 13.30 WIB, lalu langsung dimakamkan keluarganya sekitar pukul 17.00 WIB di Kampung Waas RT 03 RW 01 Desa Sukasari Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung.

Kapolsek Pameungpeuk Kompol Rahmat Dasep mengatakan, sepulang sekolah, korban bersama delapan orang temannya berniat mau berenang di Sungai Cigentur.

“Namun saat hendak melepas sepatunya, korban terpeleset jatuh ke dalam saluran irigrasi dengan kedalaman kurang lebih tiga meteran,” kata Kompol Dasep, Sabtu 5 Mei 2018.

Dasep melanjutkan, saat terjatuh ke dalam irigasi, korban sempat dibantu teman-temannya, tapi korban keburu tenggelam. Karena kesulitan menolong korban, teman-temannya ini kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar. Warga pun melaporkan kejadian ini ke petugas piket Mapolres Pameungpeuk.

“Petugas kami mendatangi TKP dan dengan bantuan warga akhirnya tubuh korban ditemukan dan ditarik ke pinggir irigasi, tapi nyawanya sudah tidak tertolong lagi walaupun sempat diberi bantuan pernapasan buatan dan dibawa ke Puskesmas Nambo,” tutur Dasep.

Di Puskesmas Nambo, korban dinyatakan sudah meninggal sehingga warga pun melapor ke Polsek Pameungpeuk sambil membawa jasad korban, kemudian korban dibawa ke rumah duka. “Pihak keluarga korban menyatakan keberatan jasad korban diotopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” pungkas Kapolsek.