
BUANAJABAR.COM, GARUT – Kepolisian Resort (Polres) Garut melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin 2016 di halaman alun-alun Garut, guna untuk persiapan pengamanan menjelang natal dan tahun baru 2017. Dalam upacara gelar pasukan Operasi Lilin tersebut, inspektur upacara dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, dan dihadiri oleh Muspida kabupaten Garut, para pejabat instansi terkait, para perwira, dan para kapolsek. Pasukan pelaksanaan gelar operasi terdiri dari unsur-unsur pengamanan diantaranya TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, Pol PP, FKPM Polres Garut, Ormas dan para tamu undangan.
Setelah Bupati membuka secara resmi Operasi Lilin 2016, dengan ditandai penyematan pita operasi kepada anggota perwakilan, dialanjutkan dengan membacakan amanat Kapolri. Apel gelar pasukan yang dilaksanakan itu juga merupakan tahapan untuk melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana pendukung yang akan digunakan dalam pelaksanaan tugas, serta keterpaduan unsur terkait dalam pengamanan, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, pada saat natal dan pasca perayaan natal 2016 serta Tahun Baru 2017.

Dalam sambutan Kapolri, yang disampaikan Bupati Garut, perayaan natal dan tahun baru merupakan momentum penting setiap akhir tahun, yang selalu diikuti dengan meningkatnya dinamika situasi kamtibmas, sehingga memerlukan upaya dan langkah pengamanan secara komprehensif dari Polri, didukung oleh seluruh komponen masyarakat agar kegiatannya dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Seluruh rangkaian perayaan tersebut, diprediksi akan menyebabkan meningkatnya mobilitas dan intensitas kegiatan masyarakat, terutama di tempat ibadah, jalan protokol, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, obyek wisata, serta jalur lalu lintas lainnya, yang puncaknya akan terjadi pada malam pergantian tahun. Hal ini berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas berupa terjadinya beberapa jenis tindak pidana, serta menyebabkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, kondisi cuaca yang saat ini musim hujan, akan berimplikasi pada timbulnya bencana banjir dan rusaknya kondisi jalan, yang dapat menghambat mobilitas masyarakat dari satu tempat ke tempat lain.
“Menyikapi hal tersebut, Polri harus mampu melakukan manajemen pengamanan secara pelibatan sistematis seluruh dan terpadu, melalui komponen masyarakat, sehingga tercipta situasi yang kondusif dan mendukung terselenggaranya perayaan natal dan tahun baru.” pungkas Bupati.
Sementara, usai pengecekan personel, Kapolres Garut AKBP Novri Turangga mengatakan, potensi gangguan keamanan perlu menjadi perhatian bersama, pada saat menjelang natal dan tahun baru 2017.
“Perlu menjadi perhatian kita bersama, bahwa untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan dan kerawanan yang muncul menjelang pada saat dan pasca natal 2016 dan tahun baru 2017, polri bersama seluruh stakeholders menggelar operasi “Lilin 2016” selama satu minggu terhitung mulai tanggal 23 Desember 2016 sampai dengan 1 Januari 2017.” kata Novri.
Dalam pelaksanaannya, operasi ini mengedepankan kegiatan preventif yang didukung kegiatan intelejen serta penegakan hukum guna memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan prima kepada masyarakat. Pelaksanaan operasi ini, selain menitikberatkan pada antisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas, juga memfokuskan pada antisipasi terhadap ancaman terorisme. Hal ini disebabkan masih adanya sel – sel terorisme yang aktif melakukan kegiatan, ditandai dengan 4 tertangkapnya para pelaku terorisme di beberapa wilayah tanah air.
“Kami akan menerjunkan 1.200 personel dan kita berharap dua perayaan besar yang menjadi tujuan utama pengamanan dalam operasi ini semoga nantinya bisa berjalan lancar dan tidak ada kendala serta kejadian menonjol di lapangan.” Pungkas Novri.
(Editor: Ekky)










