Program Leterasi SLB AT – TURMUZI 1 Dan 2, Implementasikan Potong Hewan Qurban

1.275 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID – GARUT – Program Leterasi adalah pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang diimplementasikan sesuai dengan kenyataan dan tidak hanya sebatas teori saja, karena bagi ABK, khususnya di Sekolah Luar Biasa (SLB) pembelajaran leterasi ini tidak hanya butuh teori, melainkan harus dengan prakteknya.

Salah satu program sekolah di SLB AT – Turmuzi 1 dan SLB AT – Turmuzi 2 Malangbong Kabupaten Garut yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya, mengimplementasikan program Leterasi keagamaan yang dilaksanakan pada musim qurban adalah suatu terobosan unik, juga menjadikan sebagai nuansa ibadah bagi Kepala Sekolah dan para guru di sekolah tersebut.

Menurut Kepala Sekolah SLB AT – Turmuzi 2 Malangbong Kabupaten Garut, Suparman S.Pd, Selasa 13 Agustus 2019 diruang kerjanya, selain sudah merupakan program sekolah pihaknya juga bisa mengajarkan kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) supaya bisa merasakan manfaat dari berbagi dengan sesama.

” Secara teknis kegiatan Leterasi ini sebagai contoh, siswa siswi SLB langsung praktek bagaimana cara menyembelih hewan qurban yang baik, hewan qurbannya harus yang bagaimana, terus sesudah disembelih harus diapakan, juga manfaatnya bisa berbagi dengan saudara, teman, tetangga “, jelasnya.

Untuk tahun ini sambung nya, program leterasi hewan qurban bertambah dibanding tahun kemarin dengan memotong hewan kurban sebanyak 3 ekor menjadi 4 ekor, dan mudah – mudahan bisa terus bertambah ditahun depan.

Senada dikatakan Kepala Sekolah SLB AT – Turmuzi 1, Nurzuhraeni S.Pd, momen yang luar biasa dengan perayaan memotong hewan qurban ini adalah suatu hal yang istimewa dengan program Leterasi sekolah untuk menjalin kebersamaan antara siswa, orang tua siswa, guru dan kepala sekolah.

” Walaupun sekolah kami baru melaksanakan Leterasi Keagamaan memotong hewan qurban sebanyak 1 ekor ditahun sekarang, mudah – mudahan kedepannya akan lebih meningkat baik pembelajaran terhadap siswa siswi nya ataupun jumlah hewan qurban yang akan diqurbankan “, ucapnya.

Sementara Pengawas Gugus 23 wilayah XI Drs, Ate Suwandi, M.MPd, mengatakan, program Leterasi ini sangat bagus dan inovasi, pasalnya sejak kepemimpinan kepala sekolah yang sekarang baru ada Leterasi yang implementasinya memotong hewan qurban, dan mudah – mudahan ini menjadi terobosan bagi SLB AT – Turmuzi 1 dan 2 untuk meningkatkan kualitas siswa dan kebersamaan juga menjadi tolak ukur bagi SLB lainnya, tuturnya.