GARUT, BuanaJabar. com – Sedikitnya 20 an warga Karangpawitan Garut terjangkit virus Demam Berdarah Dangue (DBD) yang disebabkan nyamuk aedes Aegypti. Ditengarai perubahan cuana dan pola hidup tidak sehat menjadi pemicu kejadian ini.
Disampaikan Rena Sudrajat, Camat Karangpawitan Garut, Jum’at 29 Juli 2016 kepada Buanajabar.com melalui saluran telepon
” Sudah menginstruksian ke warga jajarannya untuk melaksanakan pola hidup bersih dilingkungan masing masing dan dimulai dari diri sendiri karena mencegah lebih baik dari pada mengobati” jelas Rena.
Lanjut Rena pihaknya baru mendata sedikitnya sudah 20 orang warganya keluar masuk Rumah Sakit akibat penyakit ini
” Tepatnya di kelurahan Karangmulya namun belum tau pasti apakah ada lagi yang terjngkit atau tidak, lagi mendata dari tiap tiap desa dan kelurahan”ungkapnya.
Rena menambahkan pihaknya juga mengharapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut supaya secepatnya melakukan pengasapan (fogging) dan memprioritaskan tindakan tersebut di kecamatan karangpawitan
” Kami juga dengan desa dan kelurahan sudah menjadi agenda rutin kegiatan jum’at bersih (Jumsih) yang dilakukan setiap minggunya, ” katanya










