

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANJAR – Terkait penangkapan Komisioner KPU Kabupaten Garut oleh Tim Satgas Anti Money Politic Bareskrim Polri pada Sabtu, 24 februari 2018 kemarin, ketua KPU Kota Banjar Jawa Barat menyatakan keprihatinannya. KPU Kota Banjar akan mengawal Pilkada Kota Banjar dan Pilgub Jabar dengan baik, agar tidak terulang kejadian di KPU Kabupaten Garut.
Ketua KPU Kota Banjar Dani Danial Mukhlis mengatakan, dirinya sangat prihatin dengan kejadian tersebut, KPU Kota Banjar akan lebih memantau dan memeriksa serta inten komunikasi dengan para PPK dan PPS agar tidak ada anggotanya yang menyalahi aturan. Pilkada serentak setiap elemen harus mempunyai integritas, mulai dari peyelenggaraan, peserta, dan masyarakat agar tercipta Pilkada yang berintegritas dan kondusifitas.
“Prihatin, mudah- mudahan tidak terjadi dikota Banjar, setiap minggu kita turun ke bawah ke PPK dan PPS, jika ada yang melanggar kita akan memecat termasuk Komisioner KPU nya,” tegas Dani Danial Mukhlis.
Lanjutnya, KPU Kota Banjar mengantisipasi dengan menanamkan nilai- nilai etika moral dan budaya, agar tidak terjebak akibat materialistis.
“Hindari adanya komunikasi terlalu intens dengan pasangan calon dan jangan terbuai oleh material sesaat yang membuat kita sesat,”kata dia









