BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Lucu dan sedikit menggelikan bagi seorang Anwar Shodiq warga kabupaten Garut mantan Relawan Rudy – Helmi Di Pilkada 2018 ketika melihat salah satu berita Hadline yang menuliskan adanya ketidakharmonisan antara Bupati Garut H Rudy Gunawan dan Wakil Bupati Garut H Helmi Budiman.
” Bagaimana tidak lucu kang, yang berbicara bukan orang dalam kedua pimpinan kabupaten Garut, itu kan jadi opini yang menyesatkan, itu halusinasi nara sumber ( Narsum ) dan penulis saja” kata Anwar Sodiq , Selasa 3 September 2019.
Dikatakan Anwar, selaku mantan relawan yang dalam hari – hari terakhir ini sering terlibat komunikasi langsung dengan keduanya ,sama sekali tidak melihat gejala itu.
” Pernah dalam satu kesempatan saya konsultasi dengan pak wabup terkait alih fungsi lahan asset dinkes di kec Bungbulang untuk dijadikan kawasan wisata alam, pak wabup menyarankan sebaiknya konsultasikan dulu dengan pa bupati karena beliau pernah mendengar pa bupati punya program untuk lahan tersebut” papar Anwar.
Masih kata Anwar, sesuai arahan beliau dirinya mengahadap pak bupati menyampaikan apa yg pernah utarakan ke pa wabup.
” Beliau ( Bupati ) bilang memang sudah punya program di lahan tersebut, dan akan menindaklanjuti setelah ada kajian tim FS” kata Anwar menyampaikan ucapan Bupati kepadanya.
Selanjutnya sambung Anwar, obrolan berkembang ke pengadaan lahan untuk RSUD Bungbulang.
” Dalam penyampaian kepada saya, beliau ( Bupati ) langsung berkata ” urusan rumah sakit mah bagusnya sama pa wabup aja kang”, karena beliau lebih faham” Kata Bupati kepada dirinya.
Sambung Anwar, itulah sedikit gambaran bahwa tidak ada keretakan diantara beliau, pembagian tugas sesuai dengan kompetensi yang beliau pahami masih melekat diantara keduanya.
” Jadi kalau ada opini mulai ada ketidakharmonisan antara keduanya ,saya pikir itu halusinasi saja. Saya yakin mereka tetap solid & harmonis untuk memimpin Garut di periode ke 2 ini ” yakin Anwar.
Sementara itu Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyampaikan, ketidakhadirannya dalam agenda pelantikan Senin kemarin ( 2/9 ) sehubungan adanya jadwal kedatangan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya ke kecamatan Leles.
” Karena waktunya pagi jam 07.00 WIB, sebagai yang mewakili kepala daerah saya ditugaskan untuk menerima Menteri Pariwisata RI di Leles, selanjutnya menuju Bandung guna memenuhi undangan pelantikan anggota dewan DPRD Provinsi di Gedung Merdeka Bandung”, terang Wabup Helmi Budiman.
Dikatakan Helmi, selama ini kepemimpinan di kabupaten Garut antara Bupati dan Wabup menjadi panutan bagi seluruh pegawai dilingkungan Pemkab Garut karena kesolidannya, tugas dan fungsi Rotasi dan mutasi semua ada di Tim Penilai Kinerja yang diketuai oleh Sekertaris Daerah, jadi tidak ada turut campur dari pihak Bupati maupun Wakil Bupati.
” Semua sesuai dengan tupoksinya masing – masing, jadi sangat tidak elok apabila ada isu yang menyebutkan ada keretakan antara saya dan Bupati Garut” terangnya.










