Wujudkan Sekolah Kondusif Melalui Program Embun Pagi

10.749 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Program Embun Pagi yang merupakan program dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, mengemban amanah untuk pembentukan karakter yang baik, yang dilengkapi dengan kegiatan literasi agar tumbuh minat membaca dan menulis sehingga diharapkan siswa dan guru semakin berkualitas kemampuan dirinya.

Kini kegiatan embun pagi semakin penuh arti dengan digulirkannya apel pagi yang dilaksanakan oleh kepala sekolah dan semua guru pada satuan pendidikan masing-masing. Menurut Bapak Koko Supriyadi, S.Pd selaku Kordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Kecamatan Leles yang disampaikan pada rapat dinas di Aula Guru hari Senin, tanggal 7 Januari 2019, bahwa apel pagi berfungsi untuk mengecek kehadiran guru. Selain itu melalui apel pagi akan terjalin silaturahmi yang lebih erat di antara kepala sekolah dan guru.

” Kegiatan Apel pagi berfungsi juga untuk mengecek kehadiran Guru, juga menjalin silaturahmi guru dan kepala sekolah”, kata Koko Supriyadi, Kamis 10 Januari 2019.

Pada apel pagi itu lanjutnya, kepala sekolah dan guru bertemu untuk saling menyapa dan memberi salam, sehingga akan menciptakan suasana kekeluargaan yang lebih kondusif. Meski waktu yang digunakan cukup singkat sekitar 5 sampai 10 menit, namun apel pagi tersebut dapat digunakan oleh kepala sekolah untuk memotivasi guru agar lebih semangat lagi dalam melaksanakan tugasnya. Bisa juga untuk mengingatkan guru tentang persiapan-persiapan yang harus dilengkapi sebelum mengajar.

” Sedangkan apel sore yang dilaksanakan sekitar pukul 14.30, bisa digunakan oleh kepala sekolah untuk mengajak guru merefleksi kinerja yang dilaksanakan hari itu, serta memotivasi guru untuk terus memperbaiki kinerjanya”, lanjutnya.

Sementara itu Kadisdik Garut Totong menyampaikan, Kegiatan apel pagi dan apel sore jika dilaksanakan secara berkesinambungan, akan mampu menumbuhkan semangat dan disiplin tinggi bagi semua warga sekolah. Semangat dan disiplin tinggi dari masing-masing warga sekolah adalah modal dasar bagi sekolah untuk mewujudkan sekolah yang kondusif sehingga kedepannya akan mampu meraih prestasi. Dengan prestasi yang diraihnya, sekolah akan mendapat tempat di hati masyarakat, sehingga tumbuh kepercayaan dan kepedulian terhadap sekolah.

” Sambil menunggu apel sore, jeda waktu dapat dimanfaatkan untuk melakukan review atas kegiatan mengajarnya di kelas masing-masing. Memeriksa tugas siswa, menyiapkan administrasi dan materi untuk jadwal hari besok. Bisa juga mengadakan diskusi kecil untuk membahas penemuan-penemuan di kelas baik meliputi prilaku siswa, proses dan hasil belajar, serta kesulitan yang ditemui. Atau berbagi pengalaman tentang keberhasilan yang diraih di kelas masing-masing. Selain itu program pemadatan belajar untuk kelas 6 bisa dilaksanakan dengan tertib sesuai jadwal karena kehadiran guru-guru di sekolah bisa membantu guru kelas 6 untuk memberikan belajar” ungkap Totong.

Masih kata Totong, Kegiatan apel pagi dan apel sore di Kecamatan Leles telah dilaksanakan sejak hari Selasa, tanggal 8 Januari 2019. Tetapi kebanyakan sekolah memulainya dari hari Rabu, tanggal 9 Januari 2019. Sekolah yang memulainya dari Rabu sehari sebelumnya melaksanakan dulu rapat sekolah untuk menyampaikan informasi mengenai apel pagi dan apel sore, dengan maksud dan tujuan agar semua warga sekolah paham dan mengerti serta mau melaksanakannya dengan kesadaran diri disertai tanggung jawab penuh.

” Kepatuhan kepala sekolah dan guru terhadap pelaksanaan apel pagi dan apel sore menunjukkan bahwa guru tersebut memiliki kompetensi profesional yang salah satu dimensinya adalah bangga sebagai seorang guru. Bangga sebagai guru ditunjukkan dengan melaksanakan semua tugas dan kewajibannya dengan senang hati tanpa ada paksaan apapun dan dari siapapun” katanya.

Sedangkan bagi kepala sekolah kegiatan apel pagi dan apel sore merupakan sarana untuk mengembangkan kompetensi managerial. Salah satu dimensi kompetensi managerial adalah mampu mewujudkan sekolah yang kondusif. Segala sesuatu yang diawali dengan niat baik akan menghasilkan out put yang baik pula. Dan apel pagi adalah langkah awal untuk memulai sebuah perubahan menuju ke arah yang lebih baik.

Oleh: Eti Patmah, S.Pd SD ( Kepala SDN 5 Leles ).