OGAN ILIR, buanaIndonesia.com- Tiga pelaku pencurian disertai kekerasan (curas), Ripi Sumanti (28), seorang bidan desa di Desa Naikan Tembakang Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), diciduk anggota Polsek Pemulutan pimpinan Kapolsek Pemulutan AKP Hermawansyah, Selasa (24/12), sekitar pukul 05.20 WIB.
Ketiga tersangka tersebut yakni Nazirin (35), Sarnubi (40), keduanya warga Desa Mayapati, Kecamatan Pemulutan Selatan serta Zuksi (25), warga Desa Segayam, Kecamatan Pemulutan Selatan.
Petugas juga terpaksa menembak kaki tiga pelaku lantaran kabur saat hendak ditangkap. Dari tangan ketiganya, petugas menyita satu unit motor, senjata tajam, linggis serta tali untuk mengikat bidan desa.
Informasi yang dihimpun, korban Ripi yang merupakan Pegawai Tidak Tetap (PTT), bidan desa yang kesehariannya bertugas sebagai Bidan Desa Naikan Tembakang, sedang tertidur di rumahnya.
Pelaku memasuki rumah korban melalui jendela belakang dengan cara mencongkel jendela menggunakan linggis. Kemudian pelaku langsung masuk ke kamar korban yang saat itu korban sedang tertidur.
Mendengar ada orang yang masuk rumahnya, Bidan Ripi lalu terbangun dan memergoki ketiganya. Sadar aksinya terpergok oleh korban, ketiga pelaku langsung mengikat kedua tangan korban dengan menggunakan celana serta muka korban ditutup dengan kain basah.
Korban sempat berontak dan berusaha melawan. Namun, kuatnya tali yang mengikat tangan korban membuat korban tidak berdaya. Pelaku akhirnya dengan leluasa mengambil barang berharga termasuk cincin korban yang melingkar di jari.
Usai mengambil harta korban, ketiganya lalu melarikan diri. Korban Pipi mengalami kerugian lebih kurang sebesar Rp 3,5 juta. Korban dibantu warga melapor kejadian tersebut.
Mendapat laporan, petugas langsung bergerak dan mencari jejak pelaku. Petugas mendapat ciri-ciri pelaku dan mengendus keberadaan para pelaku.
Petugas bergerak untuk menciduk para pelaku. Petugas memergoki ketiganya sedang naik motor menuju ke suatu tempat. Takut buruannya kabur, petugas langsung mengejarnya.
Saat hendak di tangkap, ketiganya berusaha melawan dan melarikan diri. Petugas langsung melepaskan tembakan peringatan. Lantaran tembakan tersebut tidak digubris, akhirnya petugas terpaksa menembak kaki ketiganya. Ketiga pelaku langsung digiring ke Mapolsek Pemulutan.
Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kapolsek Pemulutan Iptu Hermawansyah membenarkan penangkapan tersebut. “Ketiga pelaku sangat meresahkan warga. Korbannya kali ini ialah Bidan. Kita terpaksa menembak kaki pelaku lantaran kabur dan melawan saat hendak ditangkap,” singkatnya. (Mie)







