

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT-Sebuah rumah warga di Kampung Cihanjuang, Desa Mekarwangi, Kecamatan Talegong, Garut, diterjang tanah longsor. Akibatnya tembok rumah milik Asep dan Novi jebol. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun penghuni rumah diungsikan sementara demi keamanan, Rabu, 21 Februari 2018.
Salah satu pemicu longsor tersebut adalah hujan deras yang mengguyur wilayah Talegong sejak Selasa (20 Februari 2018) dari siang hingga malam hari, dan disambung hari ini.
Kepala Seksi Kedaruratan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Erkmwin Gunadi menuturkan, longsor tersebut mengakibatkan tembok rumah milik Asep ambrol. Pemilik rumah dan anggota keluarga yang lain diungsikan sementara ke tempat yang lebih aman.
“Longsornya tadi malam dan mengenai rumah milik pak Asep sehingga temboknya jebol. Kemudian pemilik rumah, istri dan anaknya diungsikan sementara di tempat tetangga demi keamanan,” tutur Erwin.

Warga pun diimbau untuk tetap hati-hati dan waspada, terutama di daerah yang rawan bencana. Hingga kini petugas bersama warga masih membersihkan puing-puing rumah dan material longsor di lokasi kejadian. Forkopim Kecamatan Talegong terus melakukan pemantauan di beberapa wilayah di Talegong yang berpotensi longsor di musim hujan saat ini.
Longsor juga terjadi di kampung lain yang masih di daerah Talegong, yakni di Kampung Ciwaru, Desa Sukamulya, Talegong, dan mengakibatkan tertutupnya akses jalan ke 5 desa, yakni Desa Sukamulya, Mekarmulya, Mekarwangi, Selaawi dan Mekarmukti.
Editor: NA










