Embat Duit Rutilahu, Kades dan ASN Dipenjarakan

8.990 dibaca
Penahanan Kades, dan Kasi.

BUANAINDONESIA.CO.ID BOGOR-Belum sepekan menjebloskan Gumilar Sutedja, Kepala Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari ke Lapas Pondok Rajeg gegara kasus lima proyek fiktif, kini giliran Endang (Kepala Desa Batutulis) dan Supriyadi (Kasi Ekbang) Kecamatan Nanggung yang dijebloskan ke penjara, Rabu, 31 Januari 2018.

Kapolres Bogor, AKBP Andi Muhamad Dicky Pastika, pada Kamis 1 Februari 2018, mengemukakan, oknum Kades (Endang) dan Kasi Ekbang Kecamatan Nanggung (Supriyadi) ditangkap dan dijebloskan ke penjara karena telah berkolaborasi melakukan korupsi dana bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH atau Rutilahu), dengan total kerugian mencapai Rp.187 juta selama kurun tiga tahun.

“Uang yang digelapkan oknum Kades Endang, yang bekerjasama dengan Kasi Ekbang Kecamatan Nanggung, Supriyadi, Rp. 187 juta dari total dana Rp. 987 juta untuk kepentingan pribadi para pelaku,” ungkap Andi.

AKBP Andi M. Dicky menjelaskan, kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh aparat Polres Bogor.

“Memang indikasi korupsi itu ada, kemudian kami lakukan audit. Modus mereke dengan membuat laporan pertanggungjawaban palsu pembangunan Rutilahu. Barang bukti yang disita uang tunai Rp. 8,3 juta, itu sisanya. Karena kurun waktunya sejak tiga tahun. Kami sudah memeriksa sebanyak 153 saksi. Jadi warga yang seharusnya dapat dicek satu-satu, ternyata gak dapat. Kedua tersangka dijerat pasal 5 dan pasal 12 UU Korupsi dengan ancaman hukumannya 5 sampai 20 tahun penjara.” tambah dia.

Berkas perkara kedua tersangka dinyatakan lengkap atau P21, dan sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Cibinong Kabupaten Bogor. Kasi Intel Kejari Kabupaten Bogor, Regie Komara, membenarkan bahwa sudah dilakukan penahanan kepada kedua tersangka.

Editor: NA