Hah?, Dana Bos Jadi Ajang Bisnis

11.183 dibaca

Pandeglang, Buanaindonesia.com –
Dewan guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nazthayul Insani Cigeulis, kabupaten Pandeglang, Banten mengeluh atas prilaku bendahara sekaligus ketua yayasan mereka. Pasalnya di setiap pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang turun setiap triwulan, sebagian dana BOS, ludes digondol S selaku Bendahara MTs sekaligus merangkap Ketua Yayasan Bina Putra.

Salah seorang sumber kami juga menyebut selain perilaku buruk yang dilakukan S, diketahui S juga jarang hadir ke sekolah, kecuali pada saat pencairan-pencairan bantuan.

Advertisement

” ia pun tidak pernah aktif kesekolah melainkan ketika pencairan dana BOS turun saja ” Ujar sumber

Hal senada juga dikatakan oleh salah satu guru yang namanya minta dirahasiakan

” kejadian ini terjadi sejak tahun 2007 hingga sekarang, bisa dibayangkan dari jumlah siswa sebanyak 77 orang, dia ( S) menerima dana BOS hingga puluhan juta. Dia hanya mengeluarkan kesra kepada guru yang berjumlah 1O orang saja atau diperkirakan hanya kisaran 5 juta sampai 6 juta saja,  sisanya yang mencapai puluhan juta lenyap digondol oleh dia ” kesal guru tersebut

Lebih lanjut sumber mengatakan pihak sekolah jujur tidak dibekali sesenpun selain kesra untuk kebutuhan dana operasional sehari-hari.

” Semua dia yang mengendalikan, Sementara kami pihak guru hanya bisa diam dan tak banyak bicara” jelasnya.

Ketika buanaindonesia.com melakukan konfirmasi pada S , ketua Yayasan Bina Putra Banten ini , menyangkal telah menyalahgunakan anggaran dana BOS.

“sepenuhnya telah kami diserahkan pada bendahara disekolah. Kami hanya melaksanakan kegunaan dana BOS tersebut sesuai aturan dan kebutuhan ” terang S.

Editor : M.I