Seputar Pasanggiri Angklung Jabar 2016. Ada Apa Disana?

16.305 dibaca

BUANAJABAR.COM, BANDUNG – Untuk melestarikan, mengangkat, mengembangkan serta memanfaatkan seni budaya Jawa Barat khususnya seni Angklung, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, akan melaksanakan kegiatan Pasanggiri Angklung Tingkat SLTP dan SLTA se-Jawa Barat, yang telah ditunjuk oleh instansi terkait yang berkompeten di bidangnya dari masing-masing kabupaten kota.

Pasanggiri ini dilaksanakan pada tanggal 9 November 2016 bertempat di Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya Provinsi Jawa Barat jalan Bukit Dago Selatan No. 53 A Bandung.

Advertisement

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Ida Hernida S.H. M.Si didampingi Kepala Bidang Kesenian dan Perfilman Drs. Eddy Setiadi Erawan, M.Pd menjelaskan, tujuan diselenggarakannya kegiatan pasanggiri ini untuk meregenerasikan kepada generasi muda khususnya seni angklung serta mencari bakat-bakat muda generasi penerus.

“ Selain itu, kita juga mengangkat seni budaya Jawa Barat yang telah lama tidak ditampilkan atau dipergelarkan. Menginformasikan dan mempublikasikan seni-seni khas masing-masing kabupaten serta mencari pengalaman khususnya para seniman pendukung serta mengembangkan nilai-nilai budaya local dalam mendukung peningkatan ekonomi kreatif,” paparnya.

Ditambahkannya, pelaksanaan Pasanggiri merupakan suatu ajang kegiatan dengan maksud melestarikan, mengembangkan, memanfaatkan serta mengangkat seni-seni budaya yang hampir punah serta mencari bakat generasi penerus baik itu seniman pelaku atau seniman penggarap di bidang seni angklung.

“ Menanamkan kesadaran serta kepedulian pemerintah, masyarakat dan pihak terkait akan seni tradisi di Jawa Barat, dalam upaya pelestarian pengembangan serta pemanfaatan kesenian untuk kemajuan kesenian daerah Jawa Barat yang tentunya akan menghiasi khasanah budaya bangsa,” ujarnya.

Kaitan dengan kepesertaan, peserta SLTP hingga SLTA berusia 13 sampai 18 tahun, jumlah personal dalam satu grup peserta perwakilan kabupaten kota sebanyak 45 termasuk official.

Masing-masing peserta menampilkan satu buah lagu wajib yaitu Berkibarlah Benderaku Ciptaan Gombloh dan lagu pilihan bebas kreasi baru dengan sumber ide garapan, music, kostum dan tata busana diangkat seni tradisional yang ada di daerah masing-masing.

Durasi penampilan masing-masing materi 15 menit/grup (lebih dari waktu yang telah ditetapkan akan mengurangi penilaian dewan juri). Alat musik pendukung kostum serta property disiapkan oleh masing-masing peserta. Panitia menyiapkan tata lampu general multifungsi dan perangkat sound system. Panggung yang disediakan berukuran 8 meter kali 12 meter.

Untuk kriteria penilaian meliputi, Penguasaan Materi 50 %, Kreatifitas 30 % dan Penyajian 20 %. Hasil penilaian seluruh peserta yang tampil, akan menetapkan Juara 1 hingga 3 (mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan), harapan 1 hingga 3 serta Juara Favorit. Untuk pendaftaran dibuka hingga tanggal 5 November 2016 (4 hari sebelum pelaksanaan pasanggiri) dengan menghubungi Bidang Kesenian Disparbud Jabar. Jl. RE. Martadinata No. 209 Kota Bandung,