
BUANAJABAR.COM, CIREBON – Beberapa saat lalu, elemen masyarakat melakukan aksi protes pada Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra. Para pendemo menuding kebijakan bupati Cirebon terlalu berpihak pada kepentingan asing. Ditengah-tengah aksi protes itu, elemen masyarakat yang mengaku dari GMBI ini mempertanyakan maksud dari bupati Cirebon ini mengangkat orang asing sebagai staf khususnya. Dari data yang kami peroleh, orang asing yang disebut-sebut sebagai staf khusus bupati ini adalah Ishtiaq M Khan.
Ishtiaq M Khan sendiri merupakan President Director/Chief Executive Officer ANI ( Amanah Nusantara International Bhd ), sebuah perusahaan asal Malaysia
Dilansir salah satu media nasional, Khan mengaku telah meneken nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon untuk mengembangkan infrastruktur di Cirebon.

ANI berencana memboyong sejumlah investor asal Malaysia untuk berinvestasi di sektor infrastruktur di Cirebon, terutama yang terkait dengan kemaritiman.
“Proyek lain yang akan digarap meliputi jalan tol dan rail road,” kata dia saat itu.
Dalam MoU itu, kata dia, ANI akan membantu Pemkab Cirebon menjaring perusahaan Malaysia untuk berinvestasi di daerah itu. Dia optimistis 50 persen pembangunan infrastruktur Cirebon akan digarap perusahaan Malaysia.
Khan juga menuturkan, Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra menjamin ketersediaan akses secara transparan dan siap memfasilitasi bisnis para investor. Salah satu keunggulan Cirebon adalah upah minimumnya lebih rendah dibanding Jakarta.
MoU kerja sama dengan pemerintah Cirebon untuk membangun infrastruktur kota ini sudah dimulai pada 2010. Adapun proyek yang disepakati a.l. kawasan industri, kota baru, pelabuhan, PLTU, dan perikanan. Selama dua tahun, Khan mengaku pihaknya memastikan semua perizinan dan birokrasi berjalan dengan baik.
Sebelumnya diberitakan, LSM GMBI mengaku mengantongi bukti awal bahwa Bupati Cirebon menunjuk warga negara asing menjadi staf khusus bupati.
“ Saat ini kabupaten Cirebon sedang dijajah, hal tersebut dibuktikan dengan adanya warga asing dari Malaysia yang dijadikan staf khusus oleh Bupati Cirebon.” kata Cuherli, Sekretaris GMBI Cirebon
Bukti tersebut ditemukan GMBI di sebuah acara di sebuah hotel di Cirebon. Didalam kartu nama itu tertulis : Ishtiaq M Khan – Staf Khusus Bupati Bidang investasi, Ekonomi dan Pembangunan. Office: jl.Sunan Kalijaga no.7 Sumber Kabupaten Cirebon telp 0231 332991 mobile 081511689900
Alamat diatas yang dicantumkan sebagai kantor si pemilik kartu nama itu adalah alamat Kantor Bupati Cirebon.
(Editor: Ekky El Hakim)











