Gubernur Sumsel dan Rektor UIN Raden Fatah Tidak Patuhi Putusan Mahkamah Agung, Bangunan WIN Terancam Terhenti

8.449 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG- Bangunan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah di kawasan Jakabaring Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang terancam berhenti pasalnya Herman Iskandar (79) melalui tim kuasa hukumnya berencana akan memagar tanah miliknya dan melarang semua orang untuk memasuki tanah tersebut. apalagi, melakukan aktivitas di atasnya. Itu dilakukan karna Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dan Rektor UIN Raden Fatah Palembang sampai saat ini tidak melaksanakan kewajibannya membayar ganti rugi atas tanah seluas 12.365 m2 sebesar Rp. 18.952.000.000.- (delapan belas milyar sembilan ratus lima puluh dua juta rupiah).sebagaimana bunyi putusan mahkamah Agung RI No. 2334 K/PDT/2017 tanggal 19 Oktober 2017 jo Putusan PK N0. 726 PK/PDT/2018 tanggal 7 Nopember 2018. Pada putusan MA RI yang sudah berkekuatan hukum tetap

Bagaimana Menurut Anda?